
Bahasa Ibrani Alkitabiah di Era Digitalisasi: Bahasa, Teks, dan Teknologi dalam Studi Perjanjian Lama
Penulis:
Dr. Sutikno Wijaya, S.H., S.Th., M.Th.
Dr. Cindy Yuryke Walangitan, S.Th., M.Th.
Tebal: x + 71 hlm.
Ukuran: 14,8 × 21 cm
ISBN : Sedang diproses
SINOPSIS
Bahasa Ibrani Alkitabiah di Era Digitalisasi: Bahasa, Teks, dan Teknologi dalam Studi Perjanjian Lama membahas pentingnya Bahasa Ibrani Alkitabiah sebagai fondasi utama dalam memahami teks Perjanjian Lama secara lebih mendalam, akademik, dan bertanggung jawab. Buku ini memperkenalkan Bahasa Ibrani Alkitabiah bukan hanya sebagai sistem bahasa kuno, melainkan sebagai medium teologis yang membentuk cara teks Alkitab menyampaikan makna, iman, dan tradisi.
Buku ini menguraikan berbagai aspek dasar studi Bahasa Ibrani Alkitabiah, mulai dari sejarah dan perkembangan teks, alfabet dan sistem tulisan, morfologi, hingga sintaksis. Pembaca diajak memahami bahwa teks Ibrani Alkitabiah yang digunakan saat ini merupakan hasil proses panjang yang melibatkan tradisi lisan, penulisan, penyalinan, serta pemeliharaan teks oleh para ahli, termasuk kaum Masoret.
Di tengah perkembangan teknologi digital, buku ini juga menyoroti peluang dan tantangan dalam penggunaan alat bantu digital untuk studi Alkitab. Platform seperti Bible Hub dan SABDA dibahas sebagai sarana yang dapat memperluas akses, mempercepat observasi linguistik, dan mendukung analisis teks, namun tetap harus digunakan secara kritis dan tidak menggantikan penguasaan bahasa asli.
Melalui pendekatan linguistik, historis, teologis, dan etis, buku ini menjadi referensi akademik bagi mahasiswa teologi, dosen, peneliti, pelayan gereja, dan pembaca yang ingin memperdalam studi Perjanjian Lama berdasarkan teks aslinya. Buku ini menegaskan bahwa teknologi dapat menjadi alat bantu yang berguna, tetapi ketelitian, integritas akademik, dan pemahaman bahasa tetap menjadi dasar utama dalam penafsiran Alkitab.
